|
|
 |
 |
|
Thursday, September 10, 2009
Penghujung Ramadhan kan dijelang,
hari-hari penuh berkah dan limpahan keutamaan ini akan memasuki akhir,
Ia akan pergi untuk kembali lagi sebelas bulan mendatang. Yah…, ia akan
selalu datang, dan terus akan hadir namun tiada yang tahu apakah kita
tetap menjadi orang yang beruntung untuk menemuinya, untuk
bercengkerama dengannya, berlabuh di malam-malamnya, ber-fastabiqul khairat disepertiga malamnya, merasakan lagi betapa banyak Tarbiyah Ilahi
dibulan saat dimana pintu-pintu syurga dibuka dan pintu neraka tertutup
ini. Saat hamba harus menghadapi perang terbesar dari dirinya yakni
perang melawan hawa nafsu.
Meniti hari, selalu berharap semoga hari-hari Ramadhan yang
kita lalui bukan yang sia-sia dihadapan-Nya, semoga segala aktifitas
kita senantiasa berpeluh keridhoan-Nya, semoga dengan Ramadhan kita
bertambah lebih baik, mendapatkan amunisi terbaik untuk bekal dalam
perjuangan disebelas bulan berikutnya. Semoga dengan hadirnya dapat
meningkatkan derajat ketaqwaan kita di hadapan Allah. Amin…
Perpisahan adalah suatu keniscayaan setelah terjadinya
sebuah pertemuan. Jika saja kita kemaren menyambutnya dengan suka cita,
gembira, haru karena dapat bertemu dengan bulan yang didalamnya
terkandung kebaikan lebih dari seribu bulan ini, maka ketika perpisahan
telah dalam hitungan jari pasti akan dirasakan kesedihan. Sedih karena
bulan ini akan berlalu dan begitu lama waktu untuk menemuinya lagi.
Sedih, boleh jadi karena begitu banyak hal-hal yang semestinya kita
lakukan belum kita lakukan, atau karena beberapa hal yang harusnya kita
tinggalkan namun tetap saja dikerjakan. Ramadhan bulan Tarbiyah,
semoga kita dapat mengisi hari-hari yang tersisa ini dengan lebih baik,
mewarnai penghujung Ramadhan ini dengan warna-warni pelangi. Indah
dalam rengkuhan Mahabbah kepada-Nya.
ALLAHUMMA BALIGHNAA FI RAMADHAAN
Ikhwahfillah, Jelang Idul Fitri, Untuk semua salah dan khilaf, atas segala ucap lisan yang tak terjaga, izinkan saya mohon maaf. Taqabbalallahu Minna Wa Minkum. Mohon Maaf Lahir Bathin…
Selamat Menanti Saat Kemenangan,
Semoga Kita kembali Fitri…
Nb: Buat yang mudik hati-hati yah…
Posted at 03:59 pm by riza_astri
Permalink
Tuesday, August 18, 2009
Barokallahu Wabarokah Alaika Wajama'ah bainahuma fi khoir...
Penggalan itu yang sedari dulu ingin kuucap disaat bahagiamu, saat engkau dan pilihan Allah untukmu menjadi orang yang paling berbahagia, Hari itu tanggal 8 Agustus 2009, mestinya, seperti janji ku pada engkau sedari kita kuliah dulu, aku hadir dan menatap wajah bahagiamu... Maafkan aku Saudaraku, tak bisa menepati janji itu kepada mu dan Bunda disana, namun yakinlah lantunan do'a dan untaian harapan tak lepas aku panjatkan pada Dia Sang Pemilik Kehidupan, semoga hari esokmu lebih indah, dalam kesempurnaan Dien yang telah Dia gariskan, semoga sakinah, mawaddah warahmah, melahirkan keturunan yang sholeh dan sholehah dan menjadi generasi Rabbani... Adalah Dia yang telah menetapkan semuanya, menggariskan Taqdir dalam perjalanan para Hamba-NYa, sungguh... harapanku tetap untukmu dan Saudara baruku, semoga Allah senantiasa menghimpun kita dalam mahabbah kepada Nya... Keep Istiqomah di Jalan Nya...
Posted at 05:09 pm by riza_astri
Permalink
Saturday, May 30, 2009
"Pernikahan adalah saat dimana ketidak sempurnaan bukan lagi masalah yang mesti diperdebatkan..."
Sungguh, Ketika menikah, maka bakti seorang wanita adalah kepada suaminya selama tidak mengingkari Allah dan RasulNya. Penyesuaian sifat dan karakter antara satu sama lain amatlah penting, agar kita dapat arif dalam bersikap dan bijaksana dalam bertindak...
Buat yang sudah menikah, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warohmah, dan melahirkan generasi Rabbani. Serta buat yang sedang mempersiapkan pernikahan, semoga Pernikahannya bernilai barokah.
Posted at 03:06 pm by riza_astri
Permalink
Friday, May 08, 2009
Tak terasa telah hampir lima bulan, aku meninggalkan Pontianak, sejak hampir delapan tahun aku setia bersamanya. Berawal dari kuliah dan dilanjutkan dengan mengabdikan diri di dunia pendidikan di kota itu. Banyak hal yang telah kudapatkan, berbagai ilmu dan pengalaman, semuanya amat berarti bagiku. Banyak kenangan dan pasti ada kesedihan ketika melangkahkan kaki meninggalkan kota yang telah begitu akrab bagiku... Sungguh, rasanya aku lebih mengenal Pontianak daripada tempat kelahiranku...
Ingin kuucap terima kasih dan penghargaan yang tinggi pada Guru dan Staf serta siswa/i SDIT AL-MUMTAZ KOTA PONTIANAK, atas kebersamaan dan ukhuwah diantara kita, atas segala ilmu dan pengalaman yang telah kudapatkan. Ucapan terima kasih pada Guru dan Siswa/i SMU WISUDA Kota Pontianak atas segala kebersamaan dan indahnya persaudaraan selama ini. Semoga kita kembali dipertemukan dalam kondisi yang lebih baik. Amin...
Kini, setelah sekian lama kutinggalkan, aku kembali untuk mengabdi di tempat kelahiranku, di sebuah Ibukota Kabupaten tempat aku bertugas, dekat pada keluarga dan saudara-saudaraku. Mohon doanya, semoga kehadiranku di kota ini dapat membawa keberkahan dan kebaikan bagi semua...
Hari ini setelah sekian lama mencari-cari warnet (ada sih warnet tapi sering penuh), akhirnya aku bisa juga membuka email dan menulis lagi di blog yang telah sekian lama ga pernah di update.
Ingin kusapa semua dengan cinta... Semoga hari esok kita lebih cerah dalam naungan Islam yang Indah... Sungguh, manakala kita menolong agama Allah maka Allah akan menolong kita dan mengokohkan pijakan kaki kita...
Posted at 04:16 pm by riza_astri
Permalink
Friday, October 31, 2008
Dengan cinta dari Shahabat...
Assalamu' alaikum Warohmatulahi Wabarokatuh... Pha kabar semuanya... Via SMS : Ku ingin menyapamu dengan sayang hari ini... walau cinta yang kuberikan belum sempurna, tapi ke cintaanNya mengajarkan kita untuk hidup lebih bermakna dengan keimanan, ketaatan, kecintaan, kesetiaan dan keistiqomahan di jalan Nya... Salam sayang penuh cinta untuk ukhty muslimah di bumi ALLAH ... Semoga kita tetap teguh dalam barisan ini... Terus bersiap-siagalah!!! Syukron jazakillah untuk saudariku atas smsnya...
Posted at 05:45 pm by riza_astri
Permalink
Thursday, July 31, 2008
Ku akui kini, engkau memang berbeda, banyak hal yang membuat aku mengatakan itu, ku katakan engkau tak sama, sekali lagi ku ulangi dan ku yakinkan bahwa sungguh kau berbeda dengan yang lain yang pernah ku kenal.
Pertama mengenalmu... dua tahun lalu, tak banyak yang ku tahu waktu itu, dan dalam interaksi yang singkat, tak banyak yang ku mengerti tentang mu, dan kini baru kudapatkan kesimpulan pendek itu. Kau sabar, tak bahyak mengeluh dan berpegang teguh pada prinsip yang kau yakini. Kau tak sama...
Semoga setitik perbedaan itu tak lari dari dirimu, tetaplah ada dan teruslah menjadi dirimu yang ku kenal. tetap bergerak dengan prinsip itu untuk perbaikan, walau dunia bergerak dengan segala huru-haranya...
Kutulis special buat seorang kakak di "Pelangi Nehi"
Posted at 03:51 pm by riza_astri
Permalink
Monday, June 09, 2008
Pada siang yang basah...
Ku ukir sebait kata... Kaifa Haluk Saudara/i ku....
Posted at 02:17 pm by riza_astri
Permalink
Assalamu' Alaikum Wr. Wb...
Pha kabar teman semua, smg semua selalu dalam lindunganNya?
Rasanya dah lam aku ga nulis-nulis di blog, kangen juga... Khatulistiwa Pontianak sekarang lagi musim hujan... Alhamdu lillah, beberapa pekan yang lalu di sini jarang hujan.
Posted at 02:17 pm by riza_astri
Permalink
Monday, May 05, 2008
Tanpa tersadar, air mata ku berlinang dan mataku panas seketika, mendengar apa yang baru saja terucap... "Kamu menganggap Kakak sebagai apa selama ini",
sungguh... Aku menganggapnya seperti Kakak ku sendiri, karena selama ini aku ga ada Kakak yang bisa ku ajak cerita dan berbagi. bersamanya kubagi segala resah dan gundah yang sanggup membuat sesak dan kini Ia menyampaikan tentang keputusan besar yang hampir saja membuat aku tidak percaya dan kalau tidak karena menghargai dirinya aku akan bereaksi tidak setuju. Alhamdulillah aku bisa mengontrol diri dan berucap sederhana "Subhanallah Kak... kalau itu yang terbaik baik bagi semua, saya setuju... Sungguh jarang ada orang yang seperti Kakak" Dan kau mengatakan bahwa semua itu berat, berat untuk memutuskan dan butuh perjuangan untuk bisa menjalani itu semua. kutanyakan alasan keputusan tersebut, dan Ia menjawab pasti. "Kalaupun air mata yang keluar sungguh itu bukan air mata penyesalan atas sebuah keputusan itu, Air mata yang tumpah seiring harapan semoga Allah memberikan yang terbaik bagi kemaslahatan bersama" Ku kirim SMS, " subhanallah kak... semoga kebahagiaan sejati yang kita damba menyentuh pada maknanya yang Hakiki dimanapun dan dengan siapapun kita melangkah... Ana Uhibbukifillah..." semoga SMS yang aku kirim tersebut, dapat memberikan penguatan tentang penggenapan setengah Dien yang sungguh butuh perjuangan yang tidak mudah, sungguh tak mudah... Apalagi dalam poligami yang belum lazim... Robbi... Jika ini yang terbaik bagi kemaslahatan bersama, semoga diberikan kemudahan...
Posted at 04:36 pm by riza_astri
Permalink
Saturday, February 16, 2008
Pada separuh Februari 2008, sungguh aku dalam rasa itu...
Posted at 10:13 am by riza_astri
Permalink
|
|
|